Properti Desain
  • Home
  • Wisata
  • Properti
  • Disain
  • Lingkungan
  • Gaya Hidup
  • Bahan Bangunan
  • Elektronik
  • Figur
No Result
View All Result
  • Home
  • Wisata
  • Properti
  • Disain
  • Lingkungan
  • Gaya Hidup
  • Bahan Bangunan
  • Elektronik
  • Figur
No Result
View All Result
Properti Desain
No Result
View All Result
Home Arsitektur

Kondisi Sosial Ekonomi Masih Bergejolak, Tren Hunian Mendukung Peningkatan Kualitas Hidup

UQ Properti Desain by UQ Properti Desain
July 30, 2026
in Arsitektur, Berita Foto, Desain, Properti
0
1
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 PropertiDesain.com (Jakarta, 29 Juli 2026) – Di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis sepanjang paruh pertama 2026, pasar properti residensial Indonesia menunjukkan ketahanan yang baik dengan potensi pasar stabil dengan niat membeli yang melambat. Kepemilikan rumah pun kini tidak lagi hanya berorientasi pada transaksi pembelian, tetapi juga pada nilai jangka panjang dan peningkatan kualitas hidup. Hal ini tercermin dalam temuan terbaru Pinhome Indonesia Residential Property Market Report Semester 1 2026, yang menunjukkan perkembangan pasar properti yang  dipengaruhi berbagai faktor dan preferensi konsumen dalam memilih hunian.

2

Di tengah ketidakpastian kondisi sosial ekonomi, termasuk gelombang PHK dan kenaikan biaya hidup, Pinhome mensinyalir jumlah listing baru akan meningkat disertai urgensi penjualan. Di sisi lain, total inventori rumah tapak secara nasional masih tumbuh 5% pada Semester 1 2026 dibandingkan semester sebelumnya. Arah pertumbuhan ini dipengaruhi oleh faktor lokal. Penundaan belanja infrastruktur memperlambat pertumbuhan di kota-kota penyangga IKN. Rata-rata pertumbuhan di Samarinda dan Balikpapan yang sebelumnya tumbuh +9,2% pada Semester 2 2025, kini bertumbuh +4,5% pada Semester 1 2026. Sementara di wilayah Bali Selatan, rencana moratorium pembangunan menahan inventori sebesar -1,6% perubahan semesteran total inventori di Kabupaten Badung sepanjang Semester 1 2026. Di sisi lain, lonjakan biaya konstruksi mendorong pengembang mengalihkan fokus pada pembangunan rumah berukuran lebih kecil sebagai respons terhadap perubahan kondisi pasar.

BACA JUGA : Luangkan Ruang: Agar yang Berarti Selalu Punya Tempat.

Sementara itu, dari sisi permintaan, Pinhome melihat sinyal pasar menunjukkan calon pembeli semakin selektif, tercermin dari indikasi menurunnya aktivitas pencarian meski minat menghubungi agen atau pemilik properti tetap stabil. Namun, aktivitas pencarian rumah tetap menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan rata-rata 13% per bulan sepanjang Semester 1 2026. Temuan ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap hunian tetap tinggi, meski preferensi konsumen mengalami pergeseran. Akses transportasi Tol Jogja–Solo dan LRT Jabodebek mendorong peningkatan pencarian di kawasan sekitarnya, sedangkan insentif fiskal dan kebijakan hunian vertikal memperkuat minat pada segmen harga yang lebih terjangkau. Di tengah kenaikan biaya pembangunan, konsumen juga semakin mempertimbangkan rumah seken siap huni sebagai alternatif yang lebih efisien.

Tren Pembiayaan Rumah Beradaptasi dengan Dinamika Kondisi Ekonomi

Kenaikan BI-Rate hingga 5,75% mendorong penyesuaian di pasar pembiayaan, tercermin dari perubahan tren dan preferensi masyarakat dalam memilih skema KPR. “Perubahan arah kebijakan suku bunga mendorong masyarakat untuk semakin selektif dalam memilih skema pembiayaan rumah. Di tengah kondisi tersebut, kami melihat pasar tidak melemah, melainkan beradaptasi. Hal ini tercermin dari data Pinhome yang menunjukkan meningkatnya aktivitas Take Over KPR yang kini mendominasi sekitar 60% pasar KPR. Sementara permintaan KPR Komersial didominasi oleh segmen menengah (Rp 300 juta – Rp 1 Miliar) sekitar separuh (49%) dan segmen di bawah 300 juta rupiah berkontribusi sekitar 21%. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan memiliki hunian tetap tinggi, sementara konsumen semakin aktif mencari solusi pembiayaan yang paling sesuai dengan kondisi ekonomi saat ini,“ujar Dayu Dara Permata, CEO & Founder Pinhome.9Menanggapi tren pembiayaan rumah dari Pinhome, BTN berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi melalui strategi Beyond Mortgage, yang memastikan pembiayaan KPR tidak berhenti pada transaksi kepemilikan rumah, tetapi menjadi awal dari ekosistem layanan keuangan yang mendukung kebutuhan nasabah secara berkelanjutan. “Beyond Mortgage adalah komitmen BTN untuk terus berinovasi. Kami ingin memastikan bahwa setiap pembiayaan KPR tidak berhenti pada transaksi kepemilikan rumah, tetapi menjadi awal dari ekosistem layanan keuangan yang mendukung kebutuhan nasabah secara berkelanjutan. Karena hidup tidak hanya tentang hari ini,” jelas Yulia Fitri Nurman, Institutional Relationship Department Head PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

BACA JUGA : BP Tapera Open Booth di Pembukaan Piala Presiden Sosialisasikan Rumah Subsidi KPR

Transformasi Ekosistem Properti: Menghadirkan Hunian Bernilai untuk Menunjang Gaya Hidup dan Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Hunian masyarakat perkotaan mengalami evolusi peran, dari sekadar ruang tinggal menjadi pusat kenyamanan, wellness, dan peningkatan kualitas hidup. Perubahan ini tercermin dari meningkatnya pemanfaatan layanan Home Service pada aplikasi Pinhome yang menjadi bagian dari gaya hidup baru masyarakat. “Perubahan kondisi sosial ekonomi mendorong masyarakat urban beralih dari pola perawatan rumah konvensional menuju layanan on-demand yang lebih fleksibel. Data Pinhome mencatat permintaan layanan Infal meningkat hingga +117% pada bulan Ramadan dengan retensi 21% di kuartal kedua tahun 2026,” ungkap Dara.

Di sisi lain, kebutuhan akan hunian yang lebih sehat dan nyaman turut mendorong pertumbuhan layanan Deep Cleaning hingga dua kali lipat akibat kondisi cuaca ekstrem pada Januari, serta peningkatan layanan Body Care sebesar 29% secara kuartalan yang menunjukkan pergeseran rumah sebagai pusat wellness pribadi. Melihat perubahan kebutuhan tersebut, masyarakat mulai mengalokasikan anggaran yang sebelumnya digunakan untuk perjalanan dan rekreasi untuk meningkatkan kualitas hunian, yang kemudian direspons Pinhome melalui peluncuran layanan Pinhome Interior & Renovasi guna mendukung transformasi rumah sebagai ruang hidup yang lebih bernilai.6Perubahan gaya hidup masyarakat saat ini menunjukkan bahwa wellness semakin menjadi bagian dari keseharian. Masyarakat semakin mengintegrasikan aspek kesehatan dan kesejahteraan ke dalam keseharian, termasuk melalui cara mereka memanfaatkan dan mentransformasi hunian. “Dulu, kekayaan sering diukur dari aset. Kini, semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa kesehatan adalah aset yang paling berharga. Pergeseran ini juga terlihat di Indonesia, di mana hunian tidak lagi hanya dirancang sebagai tempat tinggal, tetapi juga untuk mendukung gaya hidup sehat. Home gym kini semakin sering menjadi bagian dari perencanaan rumah sejak awal, bukan hanya sekedar pelengkap. Technogym menghadirkan berbagai kategori produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan ukuran hunian. Mulai dari Personal Line yang menyatu dengan estetika interior, hingga solusi compact dan multifungsi seperti Technogym Bench dan Unica yang memungkinkan satu sudut kecil di apartemen maupun rumah menjadi wellness space yang lengkap, tanpa membutuhkan ruang sebesar gym komersial. Bagi Technogym, tren ini sejalan dengan filosofi Let’s Move for a Better World, bahwa bergerak dan menjaga kebugaran merupakan investasi untuk kualitas hidup jangka panjang,” ujar Ardi Setiadharma, CEO Technogym Indonesia.7Sementara itu, kehadiran home appliances yang mendukung pengalaman hidup yang lebih baik, dengan menghadirkan kemudahan dan kenyamanan, juga menjadi pilihan yang semakin relevan bagi masyarakat. “Home appliances berkualitas merupakan investasi yang berperan besar pada kualitas hidup di rumah. MODENA Subscription hadir sebagai alternatif dari ownership, melalui layanan berlangganan home appliances paling lengkap – mulai dari RO water purifier, kompor dan cooker hood, kulkas, AC, water heater hingga mesin cuci. Konsumen bisa menggunakan home appliances MODENA termasuk maintenance dan service gratis, dengan biaya bulanan yang lebih ringan,” ujar Lusty Aprian Balenguru, Head of MODENA Subscription.3Sebagai kelanjutan dari laporan semesteran ini, Pinhome tengah menyiapkan peluncuran Indonesia Property Market Signal, sebuah indikator baru yang membaca arah pergerakan pasar properti residensial ke depan, dan akan dirilis pada Agustus 2026. Edisi perdana untuk kuartal 2 tahun 2026 akan menunjukkan aktivitas pasar yang terus melambat sepanjang tahun ini, dimana pembeli kini punya ruang tawar yang lebih besar, sementara penjual tetap terdorong untuk melepas kepemilikan propertinya.

 

Post Views: 23
Previous Post

Luangkan Ruang: Agar yang Berarti Selalu Punya Tempat.

Logo Prode 152 X 100
  • Home

Properti Desain © 2023 Powered by TS.

No Result
View All Result
  • Home
  • Wisata
  • Properti
  • Disain
  • Lingkungan
  • Gaya Hidup
  • Bahan Bangunan
  • Elektronik
  • Figur

Properti Desain © 2023 Powered by TS.