PropertiDesain.com (Bandung) – BP Tapera terus memperkuat kolaborasi dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, perbankan, serta pengembang dalam memperluas akses pembiayaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Komitmen tersebut ditegaskan dalam Sosialisasi Program Pembiayaan Ekonomi Rakyat Wilayah Bandung yang diselenggarakan di Gedung Balarea, Summarecon Bandung, Rabu (15/7/2026).
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan “BP Tapera mendapat amanat pemerintah untuk mengelola penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebagai salah satu instrumen utama dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah. Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, dan pengembang dalam menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi Masyarakat”.

Hingga pertengahan Juli 2026, realisasi penyaluran FLPP secara nasional telah mencapai 101.021 unit rumah dengan nilai pembiayaan sekitar Rp12,55 triliun. Jawa Barat menjadi provinsi dengan penyaluran FLPP tertinggi dengan 62.291 unit rumah atau sekitar 24 persen dari total penyaluran nasional. Meski demikian, kebutuhan rumah di provinsi ini masih cukup besar sehingga percepatan penyaluran FLPP terus menjadi salah satu prioritas.
Heru mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan Program KPR Sejahtera FLPP yang diperuntukkan bagi berbagai kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pegawai swasta, buruh, pedagang, pelaku UMKM, pekerja informal, hingga kelompok MBR lainnya. Menurutnya, kolaborasi seluruh ekosistem perumahan menjadi kunci agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat memiliki rumah pertama.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menegaskan “pemerintah terus menghadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki rumah melalui Program Tiga Juta Rumah. Berbagai insentif yang diberikan antara lain uang muka mulai 1 persen, subsidi bunga FLPP, bantuan subsidi uang muka sebesar Rp4 juta, pembebasan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), serta fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor hingga 20 tahun yang tengah dipersiapkan untuk diperpanjang menjadi hingga 40 tahun”.
Pada kesempatan tersebut, Menteri PKP juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyukseskan Akad Massal KPR Subsidi yang akan dilaksanakan pada 30 Juli 2026. Kegiatan tersebut akan melibatkan 62.000 debitur di 115 titik yang tersebar di 34 provinsi dan 372 kabupaten/kota sebagai bentuk nyata kolaborasi pemerintah, BP Tapera, perbankan, pemerintah daerah, dan asosiasi pengembang dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan “komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah melalui penyederhanaan regulasi serta pengembangan kawasan hunian yang terintegrasi dengan sistem transportasi publik atau Transit Oriented Development (TOD)”. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mempercepat penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat.
BACA JUGA : Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BP Tapera dan PT GoTo Gojek Tokopedia
Sementara itu, Direktur Consumer Banking PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., Aris Hartanto, menyampaikan bahwa “hingga 15 Juli 2026 BRI telah menyalurkan pembiayaan KPR di wilayah Bandung sebesar Rp408 miliar kepada 2.109 debitur. Secara nasional hingga 12 Juli 2026, penyaluran KPR BRI telah mencapai Rp10,64 triliun. BRI berkomitmen untuk terus mendukung penyaluran FLPP dan Program Tiga Juta Rumah melalui pembiayaan yang berkelanjutan guna memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak”.

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BP Tapera, perbankan, dan pengembang, diharapkan akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah terhadap rumah layak huni semakin luas sehingga target Program Tiga Juta Rumah dapat tercapai secara berkelanjutan.

