Propertidesain.com – Mesin cuci kini menjadi salah satu perangkat penting dalam keseharian keluarga. Selain membantu meringankan pekerjaan rumah tangga, perkembangan teknologi membuat perangkat ini semakin mampu menyesuaikan kebutuhan pengguna. Karena itu, pengalaman menggunakan produk, kemudahan pengoperasian, kualitas, hingga layanan purnajual menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen.
Hal tersebut menjadi bagian dari perjalanan PT LG Electronics Indonesia (LG) yang tahun ini kembali memperkuat posisinya di pasar mesin cuci Indonesia. Berdasarkan riset independen NIQ-GfK untuk performa pasar sepanjang 2026, LG tercatat sebagai pemimpin pasar mesin cuci bukaan depan (front loading).

Pencapaian tersebut menjadi salah satu gambaran penerimaan konsumen terhadap produk LG. Bagi perusahaan, posisi di pasar juga menjadi dorongan untuk terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya menawarkan teknologi terbaru, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam aktivitas sehari-hari.
“Pencapaian ini menjadi kebanggaan sekaligus kepercayaan yang sangat berarti bagi kami. Bagi LG, menjadi pilihan konsumen bukan hanya tentang menghadirkan inovasi, tetapi juga memastikan teknologi tersebut relevan dan memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia.
Teknologi AI untuk Pengalaman Mencuci yang Lebih Praktis
Salah satu perkembangan yang semakin terlihat pada mesin cuci LG adalah pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Teknologi tersebut dikembangkan untuk membantu mesin mengenali karakteristik cucian dan menyesuaikan proses pencucian, sehingga pengguna tidak harus selalu mengatur setiap proses secara manual.
Melalui AI DD™ (Artificial Intelligence Direct Drive™) dan AI Wash, LG menghadirkan teknologi yang dirancang untuk menyesuaikan proses pencucian berdasarkan karakteristik pakaian. Sementara integrasi dengan LG ThinQ memberikan akses terhadap sejumlah fungsi pintar melalui smartphone.
Sepanjang 2026, LG juga memperluas pilihan produknya melalui berbagai lini, mulai dari mesin cuci front loading, LG WashTower, hingga mesin cuci bukaan atas (top loading). Pilihan kapasitas yang beragam menjadi salah satu upaya menjawab kebutuhan keluarga dengan volume cucian yang berbeda.
Untuk kebutuhan cucian dalam jumlah besar, misalnya, LG WashTower WT2520NHBA menawarkan kapasitas pencucian hingga 25 kilogram dan pengeringan hingga 20 kilogram. Sementara itu, mesin cuci top loading LG TX2522ST5G memiliki kapasitas hingga 22 kilogram.

“Kami mengembangkan perpaduan kecerdasan buatan dan kapasitas besar untuk menghadirkan pengalaman mencuci yang semakin praktis dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan kapasitas yang lebih besar dan dukungan teknologi pintar, kami ingin membantu konsumen mengelola pekerjaan rumah tangga dengan lebih mudah,” ujar Kim Nack Sun, Product Director Living HS of LG Electronics Indonesia.
Tidak Berhenti pada Produk
Bagi LG, membangun kepercayaan konsumen tidak hanya dilakukan melalui pengembangan produk. Perusahaan juga memperkuat komunikasi dan edukasi melalui jaringan dealer, kolaborasi dengan kreator digital, serta komunitas afiliasi.
Upaya tersebut sejalan dengan pencapaian lain yang diraih LG pada 2026. Selain menjadi pemimpin pasar mesin cuci front loading, LG memperoleh Indonesia Customer Satisfaction Award 2026 dari SWA Network untuk kategori mesin cuci.
“Bagi kami, pencapaian yang paling berarti adalah ketika kepercayaan konsumen terhadap produk berjalan seiring dengan kepuasan mereka dalam menggunakannya. Karena itu, kami akan terus menjaga kualitas produk dan layanan agar pengalaman yang dirasakan konsumen semakin baik,” ujar Ratih Nadiah, Product Manager Living HS of LG Electronics Indonesia.

36 Tahun Tumbuh Bersama Indonesia
Pencapaian tersebut hadir bersamaan dengan momentum 36 tahun perjalanan LG di Indonesia. Selama lebih dari tiga dekade, LG telah mengembangkan berbagai produk elektronik konsumen dan perangkat rumah tangga yang mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat.
Untuk merayakan perjalanan tersebut, LG akan menghadirkan LG AI Wash Exhibition di empat kota, termasuk Jakarta. Pameran ini memberikan kesempatan bagi konsumen untuk melihat dan berinteraksi langsung dengan inovasi mesin cuci terbaru LG, sekaligus memahami penerapan teknologi AI dalam aktivitas mencuci.
Perayaan 36 tahun juga diisi dengan inisiatif sosial melalui Social Challenge sepanjang November. Masyarakat diajak membagikan cerita mengenai guru yang pernah memberikan inspirasi dan pengaruh positif dalam kehidupan mereka.
Dari cerita yang dibagikan, LG akan memberikan total 36 unit mesin cuci kepada 36 guru terpilih. Jumlah tersebut menjadi simbol perjalanan LG selama 36 tahun di Indonesia sekaligus bentuk apresiasi terhadap para guru yang berperan dalam membentuk generasi masa depan.
“Perjalanan 36 tahun LG di Indonesia tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat. Karena itu, kami ingin merayakan momentum ini dengan berbagi apresiasi kepada mereka yang berkontribusi bagi masa depan Indonesia, termasuk para guru,” kata Ha Sang-chul.
Memasuki tahun ke-36, LG pun menegaskan komitmennya untuk menghadirkan teknologi yang semakin pintar, mudah digunakan, dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari. Dengan semangat Life’s Good, perusahaan ingin melanjutkan perjalanan bersama konsumen Indonesia melalui inovasi yang membuat kehidupan sehari-hari terasa lebih baik.
