Properti Desain
  • Home
  • Wisata
  • Properti
  • Disain
  • Lingkungan
  • Gaya Hidup
  • Bahan Bangunan
  • Elektronik
  • Figur
No Result
View All Result
  • Home
  • Wisata
  • Properti
  • Disain
  • Lingkungan
  • Gaya Hidup
  • Bahan Bangunan
  • Elektronik
  • Figur
No Result
View All Result
Properti Desain
No Result
View All Result
Home Arsitektur

Jelang Lebaran, IKEA Ajak Masyarakat Fokus pada Kenyamanan, Bukan Kesempurnaan Rumah

UQ Properti Desain by UQ Properti Desain
February 25, 2026
in Arsitektur, Berita Foto, Desain
0
IKEA Ilustrasi Perayaan
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Propertidesain.com (Tangerang) – Menjelang Lebaran, media sosial sering menampilkan inspirasi rumah dengan ruang tamu tertata sampai ke sudut ruangan. Padahal, yang terjadi di setiap rumah kurang lebih sangat berbeda dengan kesempurnaan yang ditampilkan.

Ruang tamu menampung lebih banyak orang, meja makan yang selalu penuh, dan sudut-sudut rumah dipakai di luar kebiasaan harian. Di tengah tren yang ada, banyak keluarga menghadapi tantangan yang sama. Yaitu, bagaimana caranya membuat rumah tetap nyaman tanpa harus melakukan renovasi atau pembelian besar.

IKEA Ilustrasi Perayaan

Menurut Alfinda Krista Rahardyana, Interior Design Leader IKEA Indonesia, kunci persiapan Lebaran bukan pada tampilan yang sempurna, melainkan pada fungsi ruang yang mampu beradaptasi. “Saat jumlah orang dan aktivitas meningkat, ruang perlu fleksibel. Furnitur yang mudah dipindahkan, penyimpanan serbaguna, dan pembagian area yang jelas akan membuat rumah terasa lebih siap tanpa harus diubah total.”

Screenshot 2026 02 25

Dengan pendekatan tersebut, persiapan rumah menjelang Hari Raya dapat dimulai dari penyesuaian sederhana yang langsung menjawab kebutuhan ruang sehari-hari. Berikut beberapa situasi umum yang kerap terjadi saat Lebaran dan alternatif penataan yang bisa diterapkan secara praktis.

  1. Kursi Duduk Tidak Mencukupi

Ketika tamu datang bersamaan, kursi di ruang tamu sering kali tidak cukup. Akibatnya, sebagian tamu berdiri atau berpindah ke area lain yang kurang nyaman untuk berbincang.

Solusinya bukan menambah furnitur permanen, melainkan menyediakan opsi tambahan yang fleksibel. Kursi lipat seperti TORPARO dapat disimpan sehari-hari dan digunakan saat dibutuhkan. Setelah acara selesai, ruang dapat kembali seperti semula tanpa terasa sesak.

BACA JUGA : Sebanyak 596 Unit FLPP disalurkan di Kalimantan Utara pada Tahun 2025

  1. Area Sajian Terpusat dan Terlalu Padat

Meja utama sering menjadi pusat semua hidangan, mulai dari minuman hingga makanan berat. Kondisi ini membuat tamu sulit bergerak dan tuan rumah kerepotan mengatur ulang sajian.

Pembagian fungsi meja dapat membantu. Meja tambahan berukuran ringkas atau troli serbaguna seperti RÅSKOG bisa dimanfaatkan untuk memisahkan minuman dan kudapan dari hidangan utama. Dengan distribusi yang lebih rapi, alur pergerakan tamu menjadi lebih lancar.

  1. Barang Mudah Menumpuk di Ruang Tamu

Tas, kemasan makanan, hingga mainan anak sering kali menumpuk di area utama saat rumah ramai. Tanpa tempat penyimpanan yang jelas, ruangan cepat terlihat penuh.

Menggunakan penyimpanan tertutup dapat menjadi langkah praktis. Kotak seperti VESSLA atau kabinet dengan pintu memungkinkan barang disimpan dengan cepat tanpa perlu merapikan secara detail di tengah suasana sibuk.

  1. Rumah Terasa Sama Seperti Hari Biasa

Meski sudah dibersihkan, suasana rumah kadang tidak terasa berbeda karena tidak ada elemen yang diperbarui.

Penyegaran sederhana melalui tekstil dapat memberi perubahan visual yang signifikan. Mengganti sarung bantal, taplak meja, atau tirai adalah cara yang lebih efisien dibanding mengganti furnitur besar, namun tetap memberi nuansa berbeda saat tamu datang.

  1. Peralatan Makan Tidak Seragam

Banyak keluarga memiliki koleksi peralatan makan yang beragam sehingga tampilan meja terlihat kurang menyatu.

BACA JUGA : Sinar Mas Land dan Sumitomo Forestry Gelar Groundbreaking Marketing Gallery Ecovia

Pendekatan yang lebih fleksibel dapat diterapkan dengan memadukan koleksi yang sudah ada dengan tambahan baru secara selektif. Seri minimalis seperti UPPLAGA, misalnya, dapat dikombinasikan dengan mangkuk bercorak seperti ENTUSIASM untuk menciptakan tampilan yang lebih dinamis tanpa perlu membeli satu set lengkap

IKEA Ilustrasi

Penyesuaian-penyesuaian tersebut pada dasarnya bertujuan sama. Yaitu, membuat rumah lebih adaptif terhadap lonjakan aktivitas musiman tanpa menambah beban jangka panjang. Fokusnya bukan pada kesan visual semata, melainkan pada kemudahan bergerak, menyimpan, dan menyajikan.

Sejalan dengan periode persiapan Hari Raya, IKEA Indonesia menghadirkan periode SALE mulai 26 Februari hingga 5 April 2026 dengan potongan harga hingga 80% untuk lebih dari 1,000 produk pilihan serta tambahan diskon 10% bagi anggota IKEA Family. Program ini tersedia di seluruh toko IKEA Indonesia serta pembelian melalui kanal online dan marketplace.

Screenshot 2026 02 25

Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia, menambahkan bahwa persiapan Lebaran seharusnya tidak menjadi sumber tekanan tambahan bagi keluarga. “Rumah tidak harus terlihat sempurna untuk bisa menyambut tamu dengan baik. Selama ruangnya nyaman digunakan dan berfungsi sesuai kebutuhan, itu sudah cukup. Kami ingin masyarakat merasa lebih ringan dalam mempersiapkan rumah, tanpa merasa harus mengubah semuanya.”

Post Views: 27
Previous Post

Sebanyak 596 Unit FLPP disalurkan di Kalimantan Utara pada Tahun 2025

Logo Prode 152 X 100
  • Home

Properti Desain © 2023 Powered by TS.

No Result
View All Result
  • Home
  • Wisata
  • Properti
  • Disain
  • Lingkungan
  • Gaya Hidup
  • Bahan Bangunan
  • Elektronik
  • Figur

Properti Desain © 2023 Powered by TS.