Propertidesain.com (Jakarta) – Kebutuhan terhadap fasilitas gedung pendidikan yang representatif, modern, dan berstandar internasional semakin menjadi faktor penting dalam pengembangan kawasan properti. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan kualitas pendidikan, keberadaan institusi pendidikan unggulan, kini bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan elemen strategis yang mampu mendongkrak nilai kawasan sekaligus meningkatkan daya tarik investasi.
Tren ini mendorong para pengembang untuk menghadirkan konsep kawasan terpadu (integrated ecosystem development) yang tidak hanya menyediakan hunian dan area komersial, tetapi juga fasilitas pendidikan berkualitas sebagai bagian dari infrastruktur sosial.
BACA JUGA : Perkuat Struktur Bisnis Lewat Akuisisi Rp174,8 Miliar, DADA Tbk Ekspansi Landed Housing
Melihat peluang tersebut, PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menjajaki kerja sama strategis dengan Yayasan Al Azhar Syifa Budi dalam rangka pengembangan institusi pendidikan berbasis internasional yang akan terintegrasi dengan sejumlah proyek unggulan perseroan.

Penjajakan kerja sama tersebut dilaksanakan di kantor Yayasan Al Azhar Syifa Budi yang berlokasi di kawasan TB Simatupang, Jakarta, Rabu (04/03/2026). Diskusi berlangsung konstruktif dengan fokus pada potensi pengembangan fasilitas pendidikan modern yang terintegrasi dalam kawasan hunian dan komersial milik perseroan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang DADA dalam meningkatkan nilai tambah proyek serta menciptakan diferensiasi di tengah persaingan industri properti yang semakin kompetitif.
Hadir dalam pertemuan tersebut Adam Bilfaqih Direktur Utama PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan selaku Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Dr. H. Hamid Chalid, S.H., LL.M, Ketua Yayasan Al Azhar Syifa Budi, serta Hary Permana dan Kresna selaku Direktur Business Development Yayasan Al Azhar Syifa Budi.
BACA JUGA : DADA Tbk Konsisten Perkuat Reputasi dan Kualitas, Pasca Raih Penghargaan IMHA
Melalui penjajakan kerja sama ini, DADA akan berperan sebagai penyedia infrastruktur dan pengembang fasilitas pendidikan yang modern dan representatif. Sementara itu, Yayasan Al Azhar Syifa Budi akan menyiapkan kurikulum, sistem pembelajaran, serta pengembangan akademik berbasis standar internasional.

Secara bertahap, pengembangan pendidikan ini direncanakan akan dilakukan di proyek-proyek milik, termasuk DAVE, Apple 3 Condovilla, serta kawasan-kawasan potensial lainnya yang tengah dan akan dikembangkan Perseroan.
Direktur Utama DCP, Adam Bilfaqih, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi peningkatan nilai kawasan dan diferensiasi proyek.
“Kami ingin menghadirkan ekosistem yang lengkap dalam setiap pengembangan kawasan. Integrasi fasilitas pendidikan berbasis internasional di proyek-proyek DCP akan menjadi nilai tambah signifikan, tidak hanya bagi penghuni tetapi juga bagi investor dan komunitas sekitar,” ujarnya.
Menurutnya, kebutuhan terhadap institusi pendidikan dengan standar internasional terus meningkat, khususnya di kawasan hunian terpadu yang berkembang pesat.
BACA JUGA : DADA Konsisten Dukung Pengembangan SDM Industri Properti Bersama CSEL UI
Sementara itu, Ketua Yayasan Al Azhar Syifa Budi, Dr. H. Hamid Chalid, S.H., LL.M menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang perluasan model pendidikan unggulan di lokasi-lokasi strategis.
“Kami melihat potensi besar dalam kolaborasi ini. Dengan dukungan infrastruktur dari DCP, kami optimistis dapat menghadirkan institusi pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” ungkapnya.
Langkah penjajakan ini akan dilanjutkan dengan pembahasan teknis, studi kelayakan, serta perencanaan pengembangan yang komprehensif guna memastikan implementasi yang optimal dan berkelanjutan di setiap kawasan yang dipilih.
“Melalui inisiatif ini, DCP semakin mempertegas komitmennya dalam mengembangkan kawasan terpadu yang berorientasi pada kualitas hidup, pertumbuhan jangka panjang, serta penciptaan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,”pungkas Adam Bilfaqih.

