Propertidesain.com (Jakarta) — Desainer interior Janice Tjioe resmi memperkenalkan Janice Tjioe Atelier, sebuah ruang kreatif sekaligus Showroom yang memungkinkan publik dan klien mengenal lebih dekat pendekatan desain yang selama ini menjadi ciri khas studionya. Berlokasi di Jalan Kemang Timur No. 60, Jakarta, atelier ini menjadi ruang pertemuan antara konsep desain, inspirasi gaya hidup, serta berbagai produk interior yang dapat dinikmati langsung oleh pengunjung.
Pembukaan Janice Tjioe Atelier juga menampilkan beragam in-house collection yang merefleksikan pendekatan desain studio secara utuh. Salah satunya adalah HAAS, label furnitur yang pada kesempatan ini dihadirkan secara selektif melalui , produk barstool sebagai elemen fungsional yang sekaligus mempertegas karakter ruang.
Atelier ini turut menandai diperkenalkannya kembali Jean & Hahn Home, jenama home & living yang sebelumnya telah diperlihatkan dalam berbagai kesempatan, termasuk melalui kolaborasi bersama Forme serta selain itu, atelier juga menampilkan kolaborasi Janice Tjioe dengan Maison Sava by Alphabirama, menghadirkan berbagai elemen dekoratif yang memperkaya pengalaman ruang.
Untuk tahap awal, Jean & Hahn Home difokuskan pada lini produk aromatik, seperti home diffuser dan perfumed candlies, sebagai bagian dari upaya memperluas pengalaman desain interior menjadi pengalaman hidup yang lebih menyeluruh dan sensorial.
Di area /iving room, kehadiran Maradi melengkapi atmosfer ruang, berdampingan dengan produk hasil kolaborasi Janice Tjioe bersama Grandome. Elemen-elemen ini dihadirkan sebagai aksen desain sekaligus representasi dialog kreatif antar jenama, memperkaya pengalaman ruang tanpa repetisi, dan tetap terasa lived-in.
Menurut Janice, kehadiran atelier ini bertujuan menghadirkan pengalaman desain yang lebih personal sekaligus menonjolkan kualitas craftsmanship dalam konsep affordable luxury. “Di Atelier ini juga mengedepankan kualitas craftmanship dalam konteks affordable luxury yang menjadi keunikan dari pengalaman desain di atelier ini,” jelas Janice Tjioe.
Sejak mendirikan studionya pada 2017, Janice Tjioe dikenal melalui pendekatan desain yang menekankan keseimbangan antara estetika dan kenyamanan, dengan perhatian pada detail, warna, serta tekstur untuk menciptakan suasana ruang yang hangat dan elegan.
BACA JUGA : Varian Baru So Fresh Citrus Inovasi Anti Eneg Anti Tepar Untuk Kalangan Gen Z dan Millenial Dari WINGS Group
Bangunan ateljer terdiri dari dua lantai, dengan lantai dasar difungsikan sebagai showroom dan area atelier, sementara lantai dua menjadi kantor pusat Janice Tjioe Interiors. Penataan ruang dirancang agar pengunjung dapat langsung merasakan konsep desain yang menjadi identitas studio tersebut.
Melalui Janice Tjioe Atelier, pengunjung diundang untuk mengenal lebih dekat desain interior yang mengedepankan kenyamanan,estetika serta karakter ruang yang personal.

