Properti Desain
  • Home
  • Wisata
  • Properti
  • Disain
  • Lingkungan
  • Gaya Hidup
  • Bahan Bangunan
  • Elektronik
  • Figur
No Result
View All Result
  • Home
  • Wisata
  • Properti
  • Disain
  • Lingkungan
  • Gaya Hidup
  • Bahan Bangunan
  • Elektronik
  • Figur
No Result
View All Result
Properti Desain
No Result
View All Result
Home Properti

5 Alasan Kuat Mixed-Use Development Jadi Pilihan Strategis Bisnis Modern: The Arumaya Respons Tren “Near Me Economy”

UQ Properti Desain by UQ Properti Desain
December 19, 2025
in Properti
0
Screenshot 2025 12 19
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dari efisiensi operasional hingga stabilitas investasi, The Arumaya yang berlokasi di R.A. Kartini, Jakarta Selatan tawarkan ekosistem terintegrasi untuk keberlangsungan bisnis jangka panjang

Propertidesain.com (Jakarta) – Kota-kota besar di Indonesia kini memasuki fase urbanisasi yang semakin intens, membawa tantangan baru dalam mobilitas dan produktivitas. Khususnya di Jakarta, waktu tempuh rata-rata pekerja mencapai 1-2 jam per hari, dengan sebagian besar waktu terbuang di perjalanan antara hunian dan tempat kerja.

Di tengah dinamika ini, pelaku bisnis dan perusahaan korporat tidak hanya mencari lokasi perkantoran yang strategis, tetapi juga ekosistem kerja terintegrasi yang mampu mendukung keberlangsungan operasional jangka panjang. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sekitar 67% penduduk Indonesia diproyeksikan akan tinggal di kawasan perkotaan pada 2035, dengan konsentrasi tertinggi di Jakarta. Sementara itu, penggunaan transportasi publik seperti MRT dan LRT terus meningkat, mencerminkan pergeseran preferensi masyarakat terhadap konektivitas dan aksesibilitas.

Arumaya Financial Center

Konsep mixed-use development mulai menjadi solusi yang semakin relevan untuk menjawab kebutuhan ini. Berikut adalah lima alasan mengapa model pengembangan ini kini menjadi pilihan strategis untuk operasional bisnis modern:

  1. Dekat dengan Konsumen: Respons terhadap Tren “Near Me”

Perilaku konsumen telah berubah drastis. Pencarian untuk layanan “near me” di platform digital kini meningkat hingga 85%, mencerminkan pergeseran prioritas masyarakat yang menginginkan kemudahan akses tanpa harus melakukan perjalanan jauh. Konsumen modern, termasuk pekerja kantoran, kini lebih memilih lokasi yang menawarkan berbagai fasilitas dan layanan dalam jangkauan dekat.

Bagi pelaku usaha ritel dan kuliner, keberadaan di kawasan mixed-use development menempatkan bisnis tepat di jalur pergerakan harian ribuan orang. Sementara bagi penyewa perkantoran, kedekatan dengan berbagai fasilitas memberikan benefit nyata seperti peningkatan efisiensi waktu dan kenyamanan karyawan.

  1. Fasilitas Terintegrasi untuk Work-Life BalanceKaryawan

Dengan konsep yang menggabungkan hunian, perkantoran, dan area komersial, kawasan mixed-use mengurangi jarak antar aktivitas penting dalam kehidupan urban. Potensi pemotongan waktu perjalanan, akses mudah ke fasilitas kesehatan, olahraga, serta pilihan kuliner, menjadikan lingkungan kerja lebih mendukung produktivitas dan kesejahteraan karyawan.

Bagi penyewa area ritel, keberadaan konsentrasi pekerja profesional dengan daya beli stabil membentuk ekonomi siang hari yang kuat. Hal ini menghasilkan pola konsumsi yang konsisten sepanjang hari, berbeda dengan area komersial standalone yang hanya ramai di waktu-waktu tertentu.

Screenshot 2025 12 19

  1. Akses ke Pasar Multi-Segmen yang Lebih Stabil

Mixed-use development menghubungkan tiga segmen pengguna sekaligus: penghuni residensial, pekerja kantoran, dan pengunjung eksternal. Masing-masing memiliki pola konsumsi berbeda, mulai dari kebutuhan sarapan pagi, makan siang kantor, hingga pengunjung sore dan malam hari.

Bagi pelaku usaha komersial, kondisi ini menciptakan traffic yang stabil dan sumber pendapatan yang lebih beragam. Berbeda dengan lokasi yang hanya memiliki satu fungsi dan bergantung pada satu segmen saja, mixed-use development menawarkan ketahanan bisnis yang lebih baik.

  1. Efisiensi Operasional dan Komitmen Keberlanjutan

Ekosistem terintegrasi memungkinkan efisiensi operasional yang sulit dicapai di kawasan dengan fungsi tunggal. Penyewa dapat mengakses infrastruktur bersama seperti manajemen parkir, sistem keamanan terpadu, dan logistik yang lebih efisien untuk menurunkan biaya operasional.

Dari sisi keberlanjutan, banyak mixed-use development modern kini mengadopsi teknologi hemat energi dan meraih sertifikasi bangunan hijau. Bagi perusahaan yang menjalankan program keberlanjutan, hal ini memberikan nilai tambah bagi reputasi dan persepsi publik terhadap komitmen lingkungan perusahaan.

Screenshot 2025 12 19

 

  1. Stabilitas Nilai Investasi Jangka Panjang

Dengan diversifikasi segmen pengguna, mixed-use development memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap fluktuasi ekonomi. Jika satu sektor melemah, sektor lain dapat memberikan keseimbangan. Untuk penyewa yang mempertimbangkan kontrak jangka panjang atau ekspansi, kawasan dengan konektivitas tinggi dan sertifikasi bangunan hijau cenderung mempertahankan bahkan meningkatkan nilai dalam jangka panjang.

Faktor-faktor ini memberikan kepastian bagi perusahaan untuk merencanakan pertumbuhan bisnis secara lebih strategis.

The Arumaya: Implementasi Mixed-Use Modern di Jakarta Selatan

Menjawab kebutuhan akan hunian dan ruang kerja yang lebih terintegrasi, Astra Property menghadirkan The Arumaya, sebuah mixed-use development di kawasan strategis R.A. Kartini, Jakarta Selatan. Berdiri di atas lahan seluas 25.792 m², The Arumaya menghadirkan Arumaya Financial Center untuk area komersial dan perkantoran, serta Arumaya Residences dengan desain modern untuk gaya hidup urban.

“Kami merancang The Arumaya dengan filosofi ‘Simply Integrated, Smartly Connected’. Konsep mixed-use development ini bukan hanya tentang menyatukan berbagai fungsi dalam satu kawasan, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem yang memfasilitasi gaya hidup urban yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Demmy Indranugroho, Head of Leasing Management and Corporate Communications Astra Property.

Pak Demmy Indranugroho selaku Head of Leasing Management & Corporate Communications Astra Property dalam Acara Press Conference Astra Property Milestone of Growth

Sejalan dengan filosofi tersebut, Arumaya Financial Center telah meraih sertifikasi Gold Certified Green Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI), menunjukkan komitmen terhadap pembangunan yang berkelanjutan.

“Dengan menyelesaikan tahap topping off di bulan Oktober 2025 ini untuk Arumaya Financial Center, kami semakin dekat dengan visi menciptakan kawasan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional, tetapi juga berkontribusi positif terhadap lingkungan dan komunitas,” tutup Demmy.

Post Views: 70
Previous Post

Lenovo Resmi Hadirkan Lenovo Legion 9i (18”, Gen 10) di Indonesia, Laptop Flagship Bertenaga Desktop dengan Dukungan Layar 3D OLED

Next Post

IKEA Indonesia Gelar Acara Musik di Showroom untuk Pertama Kalinya

Next Post
Foto 3b Danilla pada Sesi Dengar Live Home Concert di IKEA Alam Sutera

IKEA Indonesia Gelar Acara Musik di Showroom untuk Pertama Kalinya

Logo Prode 152 X 100
  • Home

Properti Desain © 2023 Powered by TS.

No Result
View All Result
  • Home
  • Wisata
  • Properti
  • Disain
  • Lingkungan
  • Gaya Hidup
  • Bahan Bangunan
  • Elektronik
  • Figur

Properti Desain © 2023 Powered by TS.